Home / Qanun Gampong / PERATURAN KEUCHIEK GAMPONG JANGKA ALUE NOMOR 2 TAHUN 2015 TENTANG PEMBERIAN BANTUAN SOSIAL BEASISWA
SAMSUNG CAMERA PICTURES

PERATURAN KEUCHIEK GAMPONG JANGKA ALUE NOMOR 2 TAHUN 2015 TENTANG PEMBERIAN BANTUAN SOSIAL BEASISWA

DENGAN RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA

KEUCHIK GAMPONG JANGKA ALUE

  

Menimbang :

  1.  bahwa untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan, Pemerintah gampong Jangka Alue mengalokasikan bantuan Sosial beasiswa Untuk santri dan siswa dalam wilayah gampong Jangka Alue
  2. bahwa berdasarkan hasil Musyawarah Gampong Jangka Alue yang diselenggarakan di Meunasah Gampong Jangka Alue membahas tentang pemberian Beasiswa Untuk Siswa dan Santri.
  3. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf  a dan b perlu menetapkan  Peraturan Keuchiek tentang pemberian bantuan sosial Beasiswa kepada santri dan siswa di wilayah gampong Jangka Allue.

Mengingat :

  1. Undang-Undang Nomor 48 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Simeulue;
  2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
  3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
  4. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan Tanggung Jawab Keuangan Negara;
  5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan keuangan antara Pemerintah Pusat dan pemerintahan Daerah;
  6. Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Pembayaran Kewajiban Utang;
  7. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh;
  8. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;
  9. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan  Retribusi Daerah;
  10. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro;
  11. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;
  12. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
  13. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;
  14. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;
  15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa;
  16. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;
  17. Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2015 tentang Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi;
  18. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pedoman Tata Tertib dan Mekanisme Pengambilan Keputusan Musyawarah Desa;
  19. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa;
  20. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa;

 

Dengan Kesepakatan Bersama

TUHA PEUT GAMPONG JANGKA ALUE

Dan

KEUCHIK GAMPONG JANGKA ALUE

 

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN KEUCHIEK TENTANG PEMBERIAN BANTUAN SOSIAL BEASISWA KEPADA SANTRI DAN SISWA DALAM WILAYAH GAMPONG JANGHKA ALUE

 

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam peraturan Keuchiek  ini yang dimaksud dengan:

  1. Gampong adalah gampong dan gampong adat atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut Gampong, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hal asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Pemerintah Gampong adalah Keuchik Gampong dibantu perangkat Gampong sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Gampong.
  3. Tuha Peut adalah lembaga yang melaksanakan fungsi pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk Gampong berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis.
  4. Musyawarah Gampong adalah musyawarah antara Tuha Peut, Pemerintah Gampong, dan unsur masyarakat yang diselenggarakan oleh Tuha Peut untuk menyepakati hal yang bersifat strategis.
  5. Kesepakatan Musyawarah Gampong adalah suatu hasil keputusan dari Musyawarah Gampong dalam bentuk kesepakatan yang dituangkan dalam Berita Acara kesepakatan Musyawarah Gampong yang ditandatangani oleh Ketua Tuha Peut dan Kepala Gampong.
  6. Peraturan keuchiek adalah peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Keuchik Gampong setelah dibahas dan disepakati bersama Tuha Peut.
  7. Beasiswa adalah pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh
  8. Bantuan sosial adalah pemberian bantuan berupa uang/barang dari pemerintah gampong kepada individu, keluarga, kelompok dan atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial, peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia.
  9. Santri adalah sebutan bagi seseorang yang mengikuti pendidikan Ilmu Agama Islam di suatu tempat
  10. Siswa adalah pelajar yang duduk dimeja belajar setrata sekolah dasar maupun menengah pertama (SMP), sekolah menengah keatas (SMA).
  11. Taman Pendidikan Al Qur’an (disingkat (TPA/TPQ)) adalah lembaga atau kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan nonformal jenis keagamaan Islam yang bertujuan untuk memberikan pengajaran membaca Al Qur’an sejak usia dini, serta memahami dasar-dasar dinul Islam pada anak usia taman kanak-kanak, sekolah dasar dan atau madrasah ibtidaiyah (SD/MI) atau bahkan yang lebih tinggi.
  12. Tahfidzul Quran adalah  Penghafal  Al-Qur’an  al-karim sebagai sumber utama agama Islam.

 

BAB II

TUJUAN

Pasal 2

  1. Memberikan  apresiasi dan  penghargaan kepada mahasiswa yang sedang mengikuti program menghafal al Quran (Tahfidz).
  2. Memberikan motivasi kepada siswa dan santri untuk  menjaga nilai-nilai ke-Islaman  dan meningkatkan kapasitas siswa dan santri dalam tahfidzul Quran.
  3. Meningkatkan mutu santri dan siswa
  4. Memberikan  penghargaan atas capaian prestasi siswa dan santri dan menambah semangat kepada siswa dan santri untuk terus berprestasi

BAB III

TARGET SASARAN

Pasal 3

Sasaran dan target  Bantuan Sosial Beasiswa adalah Santri dan siswa mulai dari Sekolah dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Pertama (SMA)yang berada di lingkungan Gampong Jangka Alue.

BAB IV

BENTUK BANTUAN

Pasal 4

Bentuk bantuan sosial Beasiswa Tahfidz  Al-Qur’an  adalah bantuan pemerintah berupa beasiswa.    Beasiswa ini adalah sebagai bentuk penghargaan pemerintah gampong terhadap capaian prestasi santri dan siswa .Beasiswa Tahfidz  Al-Qur’an Tahun Anggaran 2017  diberikan berbentuk uang dan bersifat stimulant

 

BAB V

PERSYARATAN

Pasal 5

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta sebagai  penerima Bantuan Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an  Tahun 2017  adalah:

  1. Warga Gampong Jangka Alue
  2. Siswa dan Santri yang jenjang pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD)/sederajat sampai dengan Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat dan sedang mengikuti program Penghafalan alquran (Tahfidz).
  3. Surat pernyataan dari Orang tua/wali yang menyatakan bahwa yang bersangkutan sedang mengikuti program penghafalan Alquran (Tahfidz).

BAB VI

ALOKASI DAN PENGGUNAAN ANGGARAN

Bagian Kesatu

Alokasi Anggaran

Pasal 6

Bantuan Sosial Beasiswa Tahfidz  Al-Qur’an  Tahun Anggaran 2017  untuk Santri dan Siswa bersumber dari  APBG Gampong Jangka Alue Tahun Anggaran 2017.  Jumlah Alokasi dana Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an berdasarkan jumlah penerima bantuan beasiswa.

 

Bagian kedua

Penggunaan Dana

Bantuan Beasiswa Tahfidz  Al-Qur’an  Tahun Anggaran 2017  ini dipergunakan untuk:

  1. Membayar SPP;
  2. Membeli reference (buku-buku) sekolah;
  3. Hal-hal yang diperlukan dalam proses menghafal Al-Qur’an;
  4. dan lain–lain yang terkait dengan kegiatan belajar mengajar.

 

 

BAB XI

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 33

Peraturan Keuchiek ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

.

Ditetapkan di            : Jangka Alue

Pada Tanggal           : 11 Mei 2015

Keuchik Jangka Alue

 

T. Johan Marzuki

 

Diundangkan   : Jangka Alue

Pada Tanggal  : 11 Mei 2015

Sekretaris Gampong

 

Herri

About Gampong Jangka Alue

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

PEMBERIAN HADIAH PADA PROGRAM TUE GASEH ANEUK DI DESA JANGKA ALUE

JANGKA ALUE – Dalam rangka mengapresiasi setiap Ibu hamil dan baru melahirkan yang suaminya bukan perokok, ...